Langsung ke konten utama

Postingan

Setangkup Juang

Pahami kalimat ini "hidup adalah seni menunggu". "Tunggu aku ya, Mas." *apasih Well , akhir-akhir ini kulebih banyak menunggu. Maklum maba (baca: mahasiswa bangkotan). Pergi ke sana ternyata di situ. Dititah begini harusnya begitu. Ini bukan teks keluhan koq. Tapi ini sebuah teks penguatan. Teruntuk kawan-kawan sejawatku di mana pun kalian berada. Kalian yang sedang berkutat dengan PPL, KKP, KKN, etc . Ditambah dengan sempro, UTS, TA, etc . Tuang lagi kayu/ minyak tanah/ gas agar tungku semangat kalian berkobar lebih besar. Hidup memang penuh tantangan. Kalau penuh rantangan mah katering.. Penat yaa? Sudah biasa jikalau lima L menyelimuti. Sabar sabar sabar, sebentar lagi kita terbentuk melalui benturan-benturan ini. Ada yang mendambakan posisi kalian. Percayalah... Mereka ingin duduk di bangku kampus, belajar dengan dosen, dan bermesra dengan skripsi. Tapi mereka belum bisa. Maka berbahagialah kalian kawans, yang tlah dimampukan oleh Alla...

Si Cantik Dari Pekalongan

Tentang batik yang akan tampak cantik ketika ditetaskan dari canting, ketimbang batik yang tercipta dengan printing. Batik membuat siapa saja terpana dengan motifnya. Bukan hanyak sekadar asal mengukir. Menguar filosofi yang berjebah di tiap lurus maupun lengkung sang garis. Di Indonesia setiap daerah memiliki ciri khas pola batiknya tersendiri. Semisal batik awan dari Cirebon.  Sudah tahukah hari Batik jatuh pada tanggal berapa? Yak, tepat sekali. Hari Batik jatuh sehari setelah peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yaitu pada tanggal 2 Oktober. Patut diketahui, banyak dari para WNA yang mencintai batik. Mulai dari proses membuatnya yang menarikr perhatian, sampai motifnya yang menawan. Salah satu diantara WNA yang begitu mencintai batik adalah mendiang Nelson Mandela. Seorang revolusioner antiapartheid. Beliau pernah menjabat sebagai presiden Afrika Selatan. Bisa ditilik sendiri, pak Nelson kerap kali mengenakan batik di setiap kesempatan. Amatlah bangga kita sebagai gen...

Balada Anak Sulung

Anak sulung itu pundaknya harus sekuat baja. Anak sulung itu prestasinya harus unggul. Anak sulung itu harus menjelma ulung dalam segala aspek. Pernah dengar/ berpendapat demikian? Atau kalian sering merasakan ditimpa impresi seperti di atas? Saya sendiri yang notabenenya menyandang predikat "Anak Sulung" kerap kali terdiskriminasi oleh sekelompok tuntutan tersebut. Bayangin, berat banget lohyak tugas saya dan anak sulung lainnya. Salah sedikit aja, bakal kena cibiran, cacian, makian. Itu musababnya mayoritas seorang kakak, jaim banget di depan adik-adiknya. Pantang nangis walau masalah menumpuk di pundak. Matian-matian berusaha dapet nilai dan peringkat tertinggi di kelas, ngejaga nama baik orang tua, nyari ilmu sebanyak-banyaknya biar gak kudet kalau ditanya. Ini lebih berat dari UTS bro. Mana bentar lagi UTS. Lengkap sudah ujian😎 Kalau udah ditakdirin gini mau gimana? Ngeluh? *sorry itu gak ada di materi ajaran yang bonyok ajarin. Dari jaman baheula,...

Beasiswa Bazma Pertamina 2017

Tema: Inilah saya bagi keluarga, bagi masyarakat, serta kontribusi yang telah dan akan saya berikan bagi Indonesia. Berpagut Asa di Atas Tanah Surga (INDONESIA) Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh blogger , sejatinya Allah akan memudahkan segala urusan sesiapapun yang bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu. Maka itu senantiasalah kobarkan semangat meng- upgrade segala ilmu dalam diri dengan belajar, demi tertunainya kewajiban sebagai seorang hamba. Esai ini saya tulis sebagai salah satu syarat untuk pengajuan program "Beasiswa Bazma Pertamina 2017". Saya amat bersyukur bisa terlahir dalam keluarga ini dan disematkan nama Anggi Giri Pratiwi. Kota Batik adalah sebutan bagi tempat kelahiran saya. Pekalongan adalah salah satu tempat bersejarah bagi saya. Karena di sana tepat 22 tahun silam saya dilahirkan. Saat usia saya genap 2 tahun, ibu memutuskan membawa saya hijrah ke Jakarta agar lebih dekat dengan bapak. Selang tiga tahun setelah kami tinggal di Ja...

Masih Mau Ngebully?

Jangan meremehkan orang-orang di sekitar kita, karena kalian perlu ketahui faktanya. Saat hujan masing-masing diri kita itu menikmati kesegaran yang berasal dari air seni orang lain. Air yang setiap hari kita minum pun seyogyanya berasal dari sana. Gak percaya? Dari 7 milyar manusia yang ada di dunia ini dihasilkan berliter-liter air seni yang kemudian mengalir ke selokan, sungai, laut. (Tergantung dimana buang air kecilnya). Dari situlah air menguap menjadi awan. Turun lagi ke bumi lewat hujan, masuk kembali dalam siklus air bersih. Berubah jadi mata air pegunungan, masuk dalam sumur, air PDAM, galon-galon, ceret, gelas yang salah satunya kita minum setiap hari. Kurang lebih begitu teori kencing menurut bang Tere Liye. Buat apa juga suka ngebully ? Apa dengan ngebully temen, semua pekerjaan rumah kelar? Kaga kan! Gak ada manfaatnya juga gitu. Ingat yang direndahkan itu siapa. Sesama ciptaan Allah, sama-sama buang air kecil setiap hari. Kalau gitu harusnya kita saling mengasih...

Gandrung

Gandrung (n): sangat rindu; begitu mendambakan "dia". Alkisah seorang Tuan menggandrungi Puan. Puan pun menggandrungi Tuan. Sampai tersebutlah syarat yang tersurat. "Tuan, selama siap belum tertunai, kamu tak boleh selalu mengucap kasih pada Puan." "Hanya itu saja? Bagiku itu mudah," tutur Tuan dengan tatapan sinis. "Kamu pun tak boleh mengindahkan bercakap dengan Puan, suaranya dapat menggoyahkan imanmu." "Mengapa begitu? Kami hanya sekadar membahas tugas-tugas," Tuan mulai geram. "Kalau Tuan menolak, berarti Tuan tak berhak menjadi pendamping Puan. Dan satu lagi, Tuan harus menundukkan pandangan saat berjumpa dengan Puan." "Persyaratan aneh, bedebah. Apa hakmu melarangku? Siapa dirimu?" Kekalapan seakan menggerogoti tubuh Tuan. "Ketahuilah wahai Tuan, aku hanya manusia biasa sepertimu. Tapi ini adalah titah Sang Maha Cinta. Apa kamu masih sudi melanggarnya?" Semua persyaratan itu membuat Tuan ke...

Empat Kata Ajaib

Senantiasa doktrin anak-anak sedari dini akan empat kata ajaib ini. Apa aja sii kata-kata itu? 1. Permisi 2. Tolong 3. Maaf 4. Terima kasih Karena ciri keberhasilan metode didik yang paling esensial dari penanaman akhlak terhadap buah hati, adalah dimana mereka mampu mengaplikasikan tiap nasihat. Jangan sampai anak acuh, tak menggubris, menutup satu telinganya. Dewasa ini banyak orang tua yang hanya ingin meningkatkan intelegensi sang anak, tanpa memiliki secercah niat tuk memintarkan budi si anak. Ini yang salah, karena membuat seorang anak menjadi bintang di kelasnya itu amat mudah, sedang yang rumit itu saat membuat anak berakhlaqul karimah. Ajarkan agar anak tak slonong boy saat melewati orang yang lebih tua. Ajarkan mulut mereka, agar fasih berkata maaf. Bukan malah berkata "gitu aja baper lu". Fenomena yang miris terjadi di era millenium ini. Ajarkan anak berlaku santun, agar kalimat tolong senantiasa melekat jika mereka membutuhkan bantuan orang lain Ajarka...