Langsung ke konten utama

Berpagut Asa (3)

Grafik syukur makin naik, manakala mendapati kesempatan tuk berada di lingkup pertemanan yang baik. Kakak-kakak dan teman-teman salehah yang ndak pernah patah arang menggandeng tanganku tuk menuju baik. Banyak kisah indah di kampus.
Karena tertimbun stok orang-orang yang telah dipersiapkan Allah tuk menetaskan benih bunga-bunga di hati.

Kita sama-sama berupaya mengindahkan perintah-Nya. Kuakui interdepedensi antara kami begitu erat.
Ada kalanya tuk menyeberang jalan aku membutuhkan seorang tuk menggandeng tanganku. Menjadi kompas tuk menunjukkan arah jalan yang benar. Butuh mereka, titik ndak pakai koma. Ada kalanya agak minder kalau dekat mereka. Tapi mereka ndak malu berteman denganku. Mereka bilang kita harus sama-sama lagi nanti di surga-Nya.

Dan perlu digaris bawahi yak, diri ini pun masih merangkak menuju baik. So, jangan mencoba merobohkan benteng pertahananku. Aku iri pada mereka, wanita salehah yang berkerudung panjang menutup dada, pakaiannya longgar sesuai syariat-Nya, keanggunannya terpancar dari kualitas ibadah-Nya. Sungguh bukan hanya indah dipandang mata, tapi hingga mengoyak ketenangan kalbu.
Walau tak terkenal di bumi, tapi ia kelak banyak dikenal penghuni langit.
Calon bidadari surga, maasyaaAllah... :')

Perjalanan ini belum tamat, sampai aku diizinkan Allah tuk memijaki surga-Nya. Teruntuk kalian sahabat, berjanjilah jua senantiasa berupaya menghebat tuk akhirat... 🌸🌸🌸

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu dan Pertama

Apa tanggal 1 istimewa bagi kalian? • Pertanyaan yang mendikotomi. Pasti ada yang menjawab "banget" dan "b aja". Iyalah, lagipula gasemua orang memiliki kenangan di tanggal 1. Atau mungkin mereka punya kenangan tapi memilukan. Makanya, mereka ada di kubu yang menjawab "b aja". • Okeh, kalian penasaran gak gue ada di kubu mana? Sebenarnya mau banget jawab "b aja". Tapi gatega menyayat hati ortu, euyy 😩 Bagi mereka tanggal 1 bukan hanya melahirkan keistimewaan, melainkan juga hari anak pertama mereka lahir ke bumi pertiwi. • You rock, Mum! Gue bakalan teriak kek gitu, kalau gue dikasih kesempatan buat ngucapin congratulation ke Bundahara. Finally, I'm born and I can see the beautiful world. Tapi nyatanya yang terhidang hanya isak tangis menggelegar dari mulut gue. • Ahh, sudah qodarnya turun ke bumi. Semua orang riang menyambut si jabang bayi. Kalau dipikir-pikir, sok jagoan banget gue. Berani ambil tawaran dari Allah buat ...

Beasiswa Bazma Pertamina 2017

Tema: Inilah saya bagi keluarga, bagi masyarakat, serta kontribusi yang telah dan akan saya berikan bagi Indonesia. Berpagut Asa di Atas Tanah Surga (INDONESIA) Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh blogger , sejatinya Allah akan memudahkan segala urusan sesiapapun yang bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu. Maka itu senantiasalah kobarkan semangat meng- upgrade segala ilmu dalam diri dengan belajar, demi tertunainya kewajiban sebagai seorang hamba. Esai ini saya tulis sebagai salah satu syarat untuk pengajuan program "Beasiswa Bazma Pertamina 2017". Saya amat bersyukur bisa terlahir dalam keluarga ini dan disematkan nama Anggi Giri Pratiwi. Kota Batik adalah sebutan bagi tempat kelahiran saya. Pekalongan adalah salah satu tempat bersejarah bagi saya. Karena di sana tepat 22 tahun silam saya dilahirkan. Saat usia saya genap 2 tahun, ibu memutuskan membawa saya hijrah ke Jakarta agar lebih dekat dengan bapak. Selang tiga tahun setelah kami tinggal di Ja...

Masih Mau Ngebully?

Jangan meremehkan orang-orang di sekitar kita, karena kalian perlu ketahui faktanya. Saat hujan masing-masing diri kita itu menikmati kesegaran yang berasal dari air seni orang lain. Air yang setiap hari kita minum pun seyogyanya berasal dari sana. Gak percaya? Dari 7 milyar manusia yang ada di dunia ini dihasilkan berliter-liter air seni yang kemudian mengalir ke selokan, sungai, laut. (Tergantung dimana buang air kecilnya). Dari situlah air menguap menjadi awan. Turun lagi ke bumi lewat hujan, masuk kembali dalam siklus air bersih. Berubah jadi mata air pegunungan, masuk dalam sumur, air PDAM, galon-galon, ceret, gelas yang salah satunya kita minum setiap hari. Kurang lebih begitu teori kencing menurut bang Tere Liye. Buat apa juga suka ngebully ? Apa dengan ngebully temen, semua pekerjaan rumah kelar? Kaga kan! Gak ada manfaatnya juga gitu. Ingat yang direndahkan itu siapa. Sesama ciptaan Allah, sama-sama buang air kecil setiap hari. Kalau gitu harusnya kita saling mengasih...